Selasa, April 16, 2024
BerandaBantulTPA Regional Piyungan Ditutup, Pemkab Bantul Luncurkan ASN Pemilah Sampah

TPA Regional Piyungan Ditutup, Pemkab Bantul Luncurkan ASN Pemilah Sampah

JOGJAEKSPRES.COM – Ditutupnya TPA Regional Piyungan, sontak membuat kondisi darurat sampah untuk wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.

Pasalnya ketiga wilayah tersebut sangat mengandalkan TPA Regional Piyungan untuk membuang sampah mereka.

Berbagai cara tengah dilakukan oleh masing-masing wilayah tersebut, mulai dari pembuatan tempat pembuangan sampah sementara, membuat biopori, dan pemilahan sampah terpadu.

Baca Juga: Pemkab Sleman Terus Bergerak Tangani Darurat Sampah

Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bantul, berencana akan memiliki ASN Panutan Pemilah Sampah. ASN Pemilah Sampah ini yang nantinya menjadi role model dan diresmikan dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup).

“Peraturan Bupati saat ini tengah disusun. Rencananya Minggu ini akan muncul Perbup tentang penetapan ASN Pemilah Sampah ini,” terang Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih Kamis, 10 Agustus 2023.

Secara teknis ASN Pemilah Sampah ini melakukan pemilahan sejak dari rumah tangga kemudian mensosialisasikan pemilahan sampah mulai di tingkat lingkungan sekitar.

Baca Juga::Penghuni Kos dan Asrama di Kota Yogyakarta Harus Ikut Mengolah Sampah Organik

Bupati merekomendasikan pemilahan sampah seharusnya sejak dulu selesai di tingkat rumah tangga. Jika pemilahan sampah sesuai jenis ini selesai di rumah tangga, maka persoalan sampah selesai, tidak seperti selama ini bahwa 80 persen sampah itu menjadi masalah karena sampah berbagai jenis dicampur dengan sampah organik.

“Sehingga jika sampah itu tidak dicampur itu tidak ada masalah, plastik ditaruh di tempat plastik sendiri, kertas sendiri, logam sendiri, karena ini masih bernilai ekonomis, kertas ada yang beli, plastik ada yang beli, pecahan kaca ada yang beli, kan persoalan sampah selesai,” kata Bupati. (*)

Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU