Rabu, Februari 28, 2024
BerandaJogjakartaJelang Rakerda, IHGMA DIY Gelar Baksos di Panti Wreda Budhi Dharma dan...

Jelang Rakerda, IHGMA DIY Gelar Baksos di Panti Wreda Budhi Dharma dan Panti Wreda GKJ Gondokusuman

JOGJAEKSPRES.COM – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DIY yang merupakan salah satu mitra dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, melakukan bakti sosial (baksos) di Panti Wreda Budhi Dharma dan Panti Wreda GKJ Gondokusuman, Sabtu (6/1/2024).

IHGMA DIY memberikan dukungan kepada lanjut usia (lansia) yang dirawat di kedua panti tersebut.

Ketua Divisi CSR DPD IHGMA DIY, Aris Retnowati, yang juga selaku General Manager Gramm by Ambarrukmo mengatakan, mereka membutuhkan bantuan pakaian layak pakai dan kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga : MMBP – PSMTI DIY Gelar Baksos di Panti Asuhan Santo Thomas Gunungkidul

“Untuk itu kami juga memberikan sejumlah uang kepada perawat di sini,” ujarnya.

Menurutnya, banyak sekali yang didapatkan di tempat ini. “Kita saling mendoakan, memberikan sesuatu yang baik, dukungan dan sesuatu yang berharga,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan Rakerda IHGMA tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 20 Januari 2024 mendatang.

Saat ini hotel menjadi salah satu tempat untuk memperkenalkan hasil industri kreatif dan UMKM serta memaksimalkan ekosistem pariwisata di DIY.

Sementara itu, Ketua IHGMA DPD DIY, Herryadi Baiin menyampaikan, meski mengalami tren baik, namun industri perhotelan harus waspada.

“Karena berbagai hal yang mempengaruhi pergerakan orang berwisata yang antara lain, situasi politik, kamtibmas dan cuaca ekstrem yang berubah-ubah,” tandas Herryadi Baiin yang juga General Manager Queen of The South Yogyakarta ini.

Baca Juga : Aplikasi Jogja Carnival sebuah Transaksi dan Atraksi

IHGMA DIY juga siap berperan aktif dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) industri pariwisata. Insan perhotelan menjadi salah satu gate keeper penting untuk menyambut wisatawan yang datang berlibur di Yogyakarta.

“Kami siap memantapkan skill, knowledge dan attitude melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi untuk seluruh insan perhotelan,” kata Baiin.

Meski DIY didominasi wisatawan lokal yang menjadi kekuatan, namun juga harus bersiap dengan wisatawan asing. “Apalagi adanya YIA yang buka rute internasional,” pungkasnya. (*)

Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU