Rabu, Februari 28, 2024
BerandaJogjakartaPenguatan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kota Yogyakarta Gelar Apel Besar

Penguatan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kota Yogyakarta Gelar Apel Besar

JOGJAEKSPRES.COM – Pemerintah hadir tidak hanya ketika bencana itu terjadi, tapi yang paling penting adalah bagaimana kesiapsiagaan kita semua bersama masyarakat sebelum bencana itu terjadi, yaitu dengan mitigasi bencana.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo, dalam Apel Besar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, di Kantor BPBD pada Senin (31/7/2023).

Singgih mengatakan, kesiapsiagaan bencana harus menjadi bagian dan budaya masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Yogyakarta Buka Kembali Sebagian Depo Sampah di Wilayah

“Tugas pokok dan fungsi BPBD adalah soal penanggulangan bencana, baik dalam pra, saat terjadi, dan pasca bencana terjadi. Tapi satu hal yang penting untuk selalu dilakukan adalah membudayakan siap siaga bencana kepada masyarakat,” ujarnya.

Singgih menyampaikan, salah satu program yang harus terus diperkuat adalah, Kampung Tanggap Bencana atau KTB. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah, untuk mengedukasi dan menyiapkan masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana.

Singgih juga menambahkan, dalam pra atau perencanaan siap siaga bencana, hal yang harus diutamakan adalah soal koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak. Supaya ketika ada terjadi bencana, alur penanganannya sudah jelas.

Baca Juga : Penghuni Kos dan Asrama di Kota Yogyakarta Harus Ikut Mengolah Sampah Organik

“Kompak serta handal dan berani, apapun yang menjadi ketugasan harus siap dilaksanakan, seperti semangat dari BPBD Kota Yogyakarta, Kompak Wani Mrantasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. Baik itu di wilayah, sekolah, dan perkantoran swasta karena ini merupakan pengetahuan yang semua harus miliki.

“Bencana itu bisa datang kapan saja dan tiba-tiba, nomor satu yang jelas kesiapsiagaan harus hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama terkait respon terhadap situasi bencana, cuaca dan kerawanan bencana,” jelasnya. (rls/put)

Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU