test
Selasa, Juni 18, 2024
BerandaHukum KriminalLBH Arya Wiraraja Optimis Zulhas Bakal Dipanggil Polisi

LBH Arya Wiraraja Optimis Zulhas Bakal Dipanggil Polisi

JOGJAEKSPRES.COM – Menteri Perdagangan dan sekaligus Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan kemungkinan besar bakal dipanggil pihak penyidik Kepolisian D.I Yogyakarta untuk dimintai keterangan sebagai terlapor buntut dari ucapan di video akun youtube perihal bercandaan dalam gerakan sholat saat acara Rakernas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) sehingga memicu reaksi keras masyarakat luas terutama umat Islam.

Hal itu disampaikan oleh Musthafa, SH, CBL bersama Hidayat, SH dan Samsul Arisandi, SH, MH dari LBH Arya Wiraraja usai mendampingi pemeriksaan dua orang saksi pelapor di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY pada Selasa (09/01/2024) siang.

“Mengenai kapan pemanggilan terlapor saudara ZH sepenuhnya menjadi kewenangan pihak penyidik Polda DIY. Tugas kami adalah mengikuti dan menghormati semua prosedur hukum dengan mendampingi BAP pelapor termasuk para saksi pelapor untuk memenuhi kelengkapan penyelidikan pihak Polda DIY dengan melampirkan bukti- bukti terutama bukti video dugaan penodaan agama oleh terlapor,” ujarnya, Minggu (14/01/2024) dalam keterangan tertulisnya.

Sesuai prosedur berita acara KUHAP menurut Musthafa ini sudah masuk pro justicia dan pihak terlapor pasti juga akan dipanggil dan diperiksa untuk dimintai keterangan.

“Kita tunggu saja,” kata Musthafa singkat.

Baca Juga: LBH Arya Wiraraja Siap Bersinergi dengan Kemkominfo dan TNI-Polri dalam Memerangi Berita Hoaks jelang Pemilu

Dua saksi pelapor yang hari ini diperiksa penyidik Direktorat Kriminal Umum Kepolisian D.I Yogyakarta adalah Mujalis dan Musyakir.

Keduanya merupakan jemaah majelis dzkir dan Sholawat yang dipimpin Gus Salim selaku pelapor sekaligus Kordinator Forum Kyai Kampung Nusantara (FORKKAMNU).

“Pemeriksaan keduanya merupakan tindak lanjut atas laporan Forum Kyai Kampung Nusantara dengan dugaan penistaan agama pasal 156a KUHP dengan bukti surat tanda penerimaan laporan nomor : STTLP/B/992/XII/2023/SPKT/POLDA D.I YOGYAKARTA pada hari Sabtu tanggal 23 Desember 2023,” katanya.

Kedua saksi pelapor dimintai keterangan mulai pukul 09.30 hingga 12.15 WIB. Terdapat kurang lebih 15 pertanyaan penyidik seputar ikhwal kapan dan dari mana saksi mengetahui video dugaan penodaan agama oleh terlapor serta bagaimana sikap serta respon masyrakat islam pada umumnya terhadap dugaan penodaan agama tersebut. (rls/*)

Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU