Senin, April 15, 2024
BerandaJogjakartaKomisi B DPRD DIY Minta Pemda DIY Harus Perhatikan Illegal Fishing Bayi...

Komisi B DPRD DIY Minta Pemda DIY Harus Perhatikan Illegal Fishing Bayi Lobster

JOGJAEKSPRES.COM – Ada fenomena menarik di pantai selatan DIY, khususnya di sepanjang pantai Gunungkidul. Beberapa bulan terakhir, nelayan dari luar Gunungkidul mulai masuk wilayah laut Kabupaten Gunungkidul untuk menangkap bayi lobster atau dikenal Benih Bening Lobster (BBL).

Saat ini, hasil pengamatan di lapangan, para nelayan lokal yang semula berkomitmen untuk tidak melakukan penangkapan BBL mulai ikut melakukan perburuan BBL juga. Lokasi penangkapan BBL dipenuhi ratusan perahu penangkap BBL yang berderet puluhan kilometer laut Gunungkidul.

Ketua Komisi B DPRD DIY, Andriana Wulandari mengatakan, kondisi tersebut di atas perlu mendapat atensi Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan juga aparat penegak hukum.

“Maraknya illegal fishing bayi lobster akan berdampak serius pada nasib nelayan tangkap jangka menengah dan jangka panjang. DIY akan kehilangan potensi nilai tambah dari lobster,” ujar Andriana Wulandari dalam keterangan persnya, Senin 5 Juni 2023.

Selama ini, hasil pemantuan Andriana, sebenarnya para nelayan lokal tidak ikut-ikutan melakukan penangkapan BBL. Namun, karena ada pembiaran terhadap nelayan luar Gunungkidul maka satu persatu nelayan lokal mulai memodifikasi perahunya agar bisa digunakan untuk menangkap BBL.

“Oleh karena itu, Pemda DIY, khususnya Biro Hukum dan dinas teknis melakukan telaah hukum atas kasus ini, dan berbagai dampaknya untuk jangka menengah dan jangka panjang,” katanya.

“Selanjutnya segera berkoordinasi dengan APH, termasuk Polair, agar ada perlindungan pada keberlanjutan lobster dan usaha perikanan tangkap berbasis lobster yang harus menguntungkan nelayan local dalam jangka panjang,” imbuh Politisi PDI Perjuangan ini. (arf)

 

Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU