Senin, September 1, 2025
BerandaPendidikanPemda DIY Dukung UGM Koordinasikan Program Afirmasi Pendidikan bagi Masyarakat

Pemda DIY Dukung UGM Koordinasikan Program Afirmasi Pendidikan bagi Masyarakat

JOGJAEKSPRES.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X mendorong rencana Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengkoordinasikan program afirmasi pendidikan bagi masyarakat di berbagai wilayah di DIY.

Menurut Sri Paduka, gagasan ini penting untuk meningkatkan pemerataan kualitas sumber daya manusia, dan telah mendapat respon positif dari Pemda DIY.

Ia menyampaikan hal demikian pada saat menerima Rektor UGM Prof. Ova Emilia beserta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, Ari Sujito, pada Rabu (13/08) di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Menurut Sri Paduka, keberadaan perguruan tinggi tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat luas.

Perguruan Tinggi di DIY, menurut Sri Paduka, adalah salah satu faktor yang bisa membentuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal.

“Dengan melibatkan banyak pihak, kami optimistis kebutuhan pendidikan di wilayah terpencil bisa terpenuhi secara tepat sasaran. Juga peningkatan kualitas hidup masyarakat DIY dapat meningkat,” ujar Sri Paduka.

Sementara itu, Rektor UGM, Ova Emilia menyatakan kesiapan UGM untuk mengoordinasikan program afirmasi pendidikan yang menyasar masyarakat di DIY.

Ia dan jajaran melakukan penjajakan awal pada program ini.

“Ini sebetulnya program afirmasi. Kami ingin berkontribusi untuk peningkatan status pendidikan masyarakat DIY, terutama yang tertinggal,” terangnya.

Ova menjelaskan, konsep yang diusung bukan hanya kontribusi UGM semata. UGM akan bekerja sama dengan Pemda DIY dan lebih dari 100 perguruan tinggi lain di wilayah ini untuk menyusun dan menjalankan program afirmasi secara bersama-sama.

Dari sini, akan dirancang program pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

“Peran afirmasi UGM dan perguruan tinggi lain adalah melakukan kemitraan yang solid antara Pemda dan perguruan tinggi. Akan ada peta kebutuhan pengembangan seperti apa di tiap wilayah, dan UGM akan membantu memetakan itu,” jelas Ova.

“Semua pihak merasa dan wajib berkontribusi. UGM tentu mendukung penuh inisiatif ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bersama Pemda DIY, UGM juga akan melakukan pemetaan kebutuhan, misalnya di satu daerah butuh keterampilan peternakan, di daerah lain butuh keahlian berbeda.

“Kami di perguruan tinggi akan memetakan siapa yang bisa berkontribusi di sana,” imbuhnya.

Menurutnya, program ini masih perlu pematangan sebelum dapat dijalankan. Meski begitu, tujuannya jelas, meningkatkan kualitas SDM di wilayah tertinggal, yang pada akhirnya diharapkan dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“Ini untuk meningkatkan inklusivitas dan keadilan bagi semua, karena kita tahu orang-orang di pelosok memiliki kesempatan lebih terbatas dibanding yang tinggal di kota,” pungkasnya. (*/wdy)

Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR TERBARU