JOGJAEKSPRES.COM – Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, bahwa penerima bantuan sosial, baik itu PKH, BPNT, BLT dan bantuan lainnya agar dapat bergaya hidup semestinya.
Bahkan mantan Ketua DPRD Gunungkidul ini secara tegas menyampaikan apabila ada penerima bantuan sosial yang dipergunakan untuk membeli rokok dan skincare, untuk dicabut bantuan sosialnya tersebut.
“Selama Hidupnya masih di bantu Negara, mendapat beras, mendapat PKH, mendapat BLT, BPNT, BPJS, atau Bantuan Uang Rp300 ribu perbulan, tapi suaminya malah merokok, menghabiskan uang Rp300.000 untuk beli rokok, dan istrinya juga beli skin care. Maka saya minta kepada Pak Lurah, Kader PKH dan juga Dinas Sosial, untuk mempertimbangkan mencabut bantuannya, melalui musyawarah Dusun ataupun musyawarah Kalurahan,” ujar Endah dalam unggahan akun instagramnya, Selasa (22/7/2025).
Karena apabila suaminya bisa membeli rokok, dan istrinya membeli skin care, Endah menilai, itu termasuk dalam keluarga yang mampu, dan tidak layak menerima bantuan sosial.
Sebab, masih kata Endah, untuk merubah nasibnya sendiri saja mereka tidak mau, kenapa pemerintah harus memikirkan nasib mereka.
“Karena merubah nasibnya sendiri dengan hidup hemat saja tidak mau, prihatin saja tidam mau, menabung untuk membawa perubahan derajatnya saja tidak mau, kenapa kita harus memikirkannya,” katanya.
Endah menambahkan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial tersebut dibandingkan orang-orang yang tidak mau merubah dirinya sendiri.
“Yang lebih membutuhkan masih banyak,” tegas Endah.
Kemudian dia mengajak, masyarakat Gunungkidul untuk merevolusi mental mereka.
“Mari merevolusi mental kita bersama-sama,” pungkasnya. (bra)
Dapatkan berita menarik lainnya dengan mengikuti saluran kami